Restorasidaily | Balikpapan, Kaltim
Komitmen Bank Indonesia dalam meningkatkan kualitas pemberitaan ekonomi kembali ditegaskan melalui kegiatan *capacity building* dan *media gathering* bagi wartawan dari Pematangsiantar. Kegiatan ini digelar di Balikpapan, Kalimantan Timur pada 10–11 April 2026 dengan menghadirkan praktisi media nasional.
Program ini dirancang untuk memperluas wawasan jurnalis sekaligus memperkuat peran strategis media dalam mengawal isu-isu ekonomi dan kebijakan moneter di tengah dinamika era digital.
Pada hari pertama, peserta mengikuti sesi Capacity Building Media* bersama Head of Bisnis Indonesia Learning Center, Lukas Hendra TM. Dalam pemaparannya bertajuk *“Media sebagai Pivot Ekonomi Daerah”*, ia menyoroti pentingnya media sebagai penggerak persepsi publik yang mampu membangun optimisme ekonomi berbasis data dan fakta.
Kepala KPw BI Pematangsiantar, Ahmadi Rahman, menegaskan bahwa media memiliki posisi vital sebagai “infrastruktur informasi” dalam menyampaikan kebijakan ekonomi kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong wartawan agar mampu menghadirkan pemberitaan yang berimbang, akurat, dan berbasis data. Informasi ekonomi yang disampaikan dengan baik akan berdampak pada kepercayaan dan optimisme publik,” ujarnya.
Mengusung tema *“Penguatan Sinergi dan Peran Media Massa dalam Komunikasi Kebijakan Bank Indonesia di Era Digital”*, kegiatan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara otoritas dan media dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap solid di atas 5 persen, peran media dinilai semakin krusial dalam menyampaikan narasi yang utuh, tidak hanya soal tantangan, tetapi juga peluang.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir jurnalis ekonomi yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu menjadi jembatan antara kebijakan dan pemahaman publik—mendorong ekonomi yang lebih inklusif, stabil, dan berkelanjutan.(Dhar)





