Restorasi Daily
  • INDEKS
  • Berita
    • Nasional
    • Regional
    • Dunia
    • Peristiwa
  • #VIRAL
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • INDEKS
  • Berita
    • Nasional
    • Regional
    • Dunia
    • Peristiwa
  • #VIRAL
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
No Result
View All Result
Restorasi Daily
No Result
View All Result
  • INDEKS
  • Berita
  • #VIRAL
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Regional
  • Dunia
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Olahraga
HomeBeritaHukum & Kriminal

Tersangka Sabu Prapid BNNK Tebing Tinggi

Restorasidaily.combyRestorasidaily.com
14 Desember 2017 | 19:08 WIB
inHukum & Kriminal
0

Restorasidaily.com | TEBING TINGGI

Untuk mencari keadilan, tersangka narkotika golongan I jenis sabu melakukan Pra Peradilan (Prapid) melalui kuasa hukum Nirmalasari, SH terhadap Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tebing Tinggi yang didampingi biro hukum BNN Pusat, Kombes Pol Hermanto.

Fakta persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kelas I B, Jalan Merdeka, Kota Tebing Tinggi dipimpin hakim tunggal Albon Damanik,SH berjalan alot. Tersangka Anwar alias Angek, warga jalan Bangau, Kecamatan Bajenis ditangkap BNNK Tebing Tinggi, Jalan Sungai Mati, Kecamatan Bajenis, Kota Tebing Tinggi, Kamis (26/10/17) sekira pukul 21.00 WIB, karena adanya informasi dari Resident Pasca Rehab (seseorang yang sedang menjalani rehab bernama Hermanto alias Ajo terhadap BNNK Tebing Tinggi. Bahwa di kawasan Jalan Sungai Mati sering terjadi transaksi narkotika golongan I jenis sabu yang diperankan terduga Angek dengan ciri-ciri kurus tinggi, pengemudi becak bermotor (betor) dan keturunan Tionghoa.

Mendengar adanya informasi, personil BNNK langsung meluncur ke lokasi dan melakukan pengintaian terhadap si tersangka, tepatnya pukul 21.30 WIB, petugas melihat seseorang pria dengan ciri-ciri yang diberikan Ajo. Tak ayal terduga langsung dibekuk dan dilakukan penggledahan. Di sekujur tubuh Angek dan ditemukan sabu sebanyak 2 jie didalam plastik bening yang dibungkus koran pada saku celana bagian kiri dan sebuah HP.

Akhirnya petugas langsung menggelandang tersangka ke markas BNNK Kota Tebing Tinggi di Jalan Prof M Yamin. Sebelum Angek tertangkap, terlebih dahulu BNNK menangkap Ajo.

Pada keterangan saksi yang dihadirkan kuasa hukum Angek yakni Yuli sebagai istri dan Lina, bahwasanya mereka mengetahui Angek ditangkap BNNK dari ibu mertua.

“Pada hari jumat (27/10/17) sekira pukul 10.00 wib, petugas bnnk mendatangi rumah mertua dengan mengatakan agar mengantarkan baju angek ke kantor bnnk. Tak lama kemudian saya antarkan kebutuhan angek berikut makanan. Pada penuturan Angek bahwasanya barang bukti sabu sebanyak 2 jie terdapat pada ajo, dan benar sabu tersebut dibeli dari saya (Angek). Dari penangkapan Ajo, BNNK lakukan pengembangan penyelidikan dan akhirnya menangkap saya. Sabu tersebut saya beli dari Edianto alias Ahok”, ucap Yuli meniru ucapan Angek di ruang persidangan.

Tersangka Ajo ditangkap pada hari yang sama sekira pukul 13.30 WIB. Setelah penangkapan Angek, BNNK juga melakukan pengembangan dan akhirnya diketahui pemilik sabu adalah Edianto alias Ahok. Pada hari yang sama Ahok juga ditangkap sekira pukul 21.30 WIB.

“Ahok itu merupakan kerabat juga pak, dimana suami dari kakak kandung saya merupakan adik dari ibu Ahok. Jadi sabu tersebut dibeli dari Ahok. Kenapa suami saya tanpa barang bukti sabu ditangkap, sementara Ajo dengan barang bukti sabu 2 jie tidak dipenjara, begitu juga dengan Ahok yang merupakan bandar tidak dipenjara?”, celetuk Yuli.

Yuli juga merasa aneh dengan seorang polisi yang berinisial JS saat saya temui pada Selasa (31/10/17) sewaktu mengantarkan nasi Angek bertanya dengan berkata “Mau digimanakan, mau direhab atau gimana, saya (Yuli) jawab direhab pun jadilah pak. Kemudian pak JS memberitahukan biaya rehab 1 bulan Rp 3,5 juta, jadi untuk 3 bulan rehab Rp 10 juta. Masak aku nggak dapat apa apa!”, terang Yuli meniru perkataan oknum BNNK.

” Lanjut Yuli mengikuti perkataan oknum BNNK, Gini ajalah uang rehab Rp 10 juta, sama kami Rp 20 juta, jadi total semua Rp 30 juta. Karena nggak ada uang sebanyak itu, oknum BNNK kembali bernegosasi agar biaya Rp 10 juta saja. “Saya hanya mampu menyediakan uang Rp 5 juta, namun beliau mengatakan, kita perpanjang saja penahanannya”, ucap Yuli.

“Aku sama sekali tidak mau menanda tangani penahanan Angek, begitu juga dengan suami saya tidak mau menandatangani berita acara penahanan. Namun setelah pulang dari kantor BNNK, ternyata pihak BNNK memaksa Angek menandatangai berita acara penahanan. Kan aneh pak hakim, kok suami saya aja yang mendapat tekanan dari BNNK hingga dilakukan penahanan tanpa barang bukti. Sementara tersangka lain, yakni Hermanto dan Edianto yang memiliki barang bukti sabu dan bandar sabu bebas berkeliaran”, jelas Yuli.

Sehubungan pihak kejaksaan Tebing Tinggi menolak pelimpahan berkas perpanjangan penahanan Angek dari BNNK Tebing Tinggi pada (23/11/17) sementara batas penahanan Angek berakhir pada 20 Nopember 2017. Namun pihak BNNK Tebing Tinggi tetap menahan Angek hingga Kamis (30/11/17) dan tetap berada di kantor BNNK Tebing Tinggi, walaupun tidak dalam sel tahanan.

“Pihak BNNK Tebing Tinggi telah melanggar Hak Azasi Manusia (HAM) dari Angek. Sebab batas waktu penahanan Angek berakhir pada 20 Nopember 2017. Seharusnya BNNK Tebing Tinggi mengembalikan Angek kepada keluarganya sesuai dengan batas waktu penahanan Angek yang berakhir pada 20 Nopember 2017. Jadi tujuan prapid yang dilakukan Angek melalui kuasa hukumnya untuk menegakkan HAM dalam melaksanakan hukum acara pidana”, pungkas Taufik Sipayung, ketua DPD PEKAT-IB di sela-sela mengikuti persidangan.

Sementara hakim tunggal, Albon Damanik, SH mengatakan, penahanan terhadap Angek tidak berdasar dengan alasan apapun mulai tanggal 21/11/17, sebab masa penahanan Angek berakhir pada 20 Nopember 2017. Sidang putusan akan dilanjutkan pada Senin (18/12/17)”, ungkap Albon. (Erwan )

Share10Tweet7SendShare

Berita Terkait

Terkait Pondok Pesantren Tahfiz Digugat Rp.2,4 M. ” Gugatan Keliru & Menyesatkan “
Berita

Terkait Pondok Pesantren Tahfiz Digugat Rp.2,4 M. ” Gugatan Keliru & Menyesatkan “

byRestorasidaily.com
13 April 2026 | 18:32 WIB

Restorasidaily | Lubuk Pakam, Sumatera Utara  Menanggapi berkembangnya pemberitaan terkait perkara perdata Nomor 63/Pdt.G/2026/PN.Lbp, pihak Tergugat Abdul Rajak Halifah Ali melalui...

Read moreDetails
Gerbang Masuk Pasar Ikan ini Dijadikan Lapak Berjualan. Diduga Setoran Uang Mengalir ke Direksi PD Pasar Horas Jaya
Berita

Gerbang Masuk Pasar Ikan ini Dijadikan Lapak Berjualan. Diduga Setoran Uang Mengalir ke Direksi PD Pasar Horas Jaya

byRestorasidaily.com
3 April 2026 | 11:21 WIB

Restorasidaily | Pematangsiantar, Sumatera Utara  Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, sudah selayaknya mengganti jajaran direksi Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD-PHJ)...

Read moreDetails
Menjabat Plt Ka MTs Negeri 3 Tanah Jawa, Budi Suemdi Diduga Rekayasa SIMPATIKA Sertifikasi Kemenag RI
Berita

Menjabat Plt Ka MTs Negeri 3 Tanah Jawa, Budi Suemdi Diduga Rekayasa SIMPATIKA Sertifikasi Kemenag RI

byRestorasidaily.com
2 April 2026 | 18:49 WIB

Restorasidaily | Simalungun, Sumatera Utara    Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar MA, sudah selayaknya mengevaluasi jabatan Ka Kankemenag...

Read moreDetails
Dipaksa Bayar Satu Juta, Dipungli Ka KUA Bosar Maligas saat Nikah di Kantor
Hukum & Kriminal

Dipaksa Bayar Satu Juta, Dipungli Ka KUA Bosar Maligas saat Nikah di Kantor

byRestorasidaily.com
1 April 2026 | 15:32 WIB

Restorasidaily | Simalungun, Sumatera Utara    Kepercayaan Negara melalui Kementerian Agama Republik Indonesia kepada Andika Mulia SPd, MSi sebagai Kepala Kantor...

Read moreDetails

Direkomendasikan

Peristiwa

Diduga Korban Begal, Lili Alami Luka Robek

7 Oktober 2017 | 23:09 WIB
Simalungun

Advertorial

17 April 2023 | 11:58 WIB
Berita

Pejabat Pemko Pematang Siantar Hadiri Colorful Medan Karnival 2023

18 Juli 2023 | 22:10 WIB
Berita

Diduga Tak Punya Dokumen Amdal, SIPA dan SLO. Pabrik Mie CV Wijaya Citra Abadi Bebas Beroperasi

13 Juli 2022 | 16:11 WIB
Berita

Bupati Tinjau Lokasi TPA di Kecamatan Bandar

14 Agustus 2023 | 14:28 WIB
Pematangsiantar

Oknum Pengendara Honda Revo yang Hanyut Terbawa Banjir Diduga bernama Hari Muda

3 Desember 2017 | 18:54 WIB
Berita

Nepotisme Jabatan Kepala MTs Negeri Pematang Siantar. HM Hasbi Menemani Nurhayati Urus Surat Rekomendasi Pindah

27 Juli 2023 | 18:53 WIB
Berita

dr Susanti Dewayani SpA Menjamu Rombongan Komisariat Wilayah I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Tugu Pagoda

29 Oktober 2023 | 15:53 WIB
Peristiwa

Lie Bun Sien Sekarat Ditabrak Karyawan BUMN

27 Oktober 2017 | 13:11 WIB
Berita

drg Irma Suryani MKM Membuka Kegiatan GERTAK DIVA Kecamatan Siantar Martoba Tahun 2024

31 Mei 2024 | 21:06 WIB
Berita

dr Susanti Dewayani Menutup secara Resmi MTQ ke 53 Tingkat Kecamatan Siantar Utara

23 Januari 2024 | 22:19 WIB
Berita

Tabrakan Beruntun Melibatkan 4 Mobil Besar, Macetkan Jalan Trans Medan- Kabanjahe

14 Oktober 2019 | 15:15 WIB

barakbarakbarakbarakbarakbarak

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman
  • Terms

© 2025

logo sinata id new


PT DARVE RESTORASI NUSANTARA
Jl. Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.
Jalan Meranti Burung, Komplek Perumahan Meranti, Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara, Pematangsiantar.
[email protected]

rotasibarakberita hari inidanau tobasiantar

No Result
View All Result
  • INDEKS
  • Berita
    • Nasional
    • Regional
    • Dunia
    • Peristiwa
  • #VIRAL
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Opini

© 2025

logo sinata id new


PT DARVE RESTORASI NUSANTARA
Jl. Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.
Jalan Meranti Burung, Komplek Perumahan Meranti, Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara, Pematangsiantar.
[email protected]

rotasibarakberita hari inidanau tobasiantar