Restorasi Daily
  • INDEKS
  • Berita
    • Nasional
    • Regional
    • Dunia
    • Peristiwa
  • #VIRAL
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • INDEKS
  • Berita
    • Nasional
    • Regional
    • Dunia
    • Peristiwa
  • #VIRAL
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
No Result
View All Result
Restorasi Daily
No Result
View All Result
  • INDEKS
  • Berita
  • #VIRAL
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Regional
  • Dunia
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Olahraga
HomeBerita

1660 Ekor Babi Mati di Karo, Belum Ada Kajian Ganti Rugi Dari Kementan

Restorasidaily.combyRestorasidaily.com
5 Desember 2019 | 16:56 WIB
inBerita, Karo
0
Restorasidaily | KARO
     Mewabahnya virus yang menyebabkan kematian ribuan ekor ternak babi di Kabupaten Karo akhir-akhir ini, membuat para peternak merugi hingga milliaran rupiah. Bahkan, saking stress dan terpukul, akibat ternak babi yang siap jual dipasar mati tiba-tiba. Para peternak membuang bangkai babi disembarang tempat. Apakah itu disengaja atau tidak, sampai saat ini belum diketahui penyebabnya.
     Namun, menurut beberapa warga, yang ditemui wartawan disekitar lokasi penemuan bangkai babi berpendapat, para peternak sengaja membuang bangkai babi disembarang tempat karena belum adanya perhatian dari pemerintah daerah.
     “Bisa saja begitu, bayangkan aja dari awal terdengar ada virus mewabah ternak babi di Sumut. Tapi Pemda Karo tak merespon sebelum virus itu menyebar”, ujar warga yang mengaku bermarga Situmorang (50), Rabu (03/12/2019).
     Setelah terbukti betapa kejamnya virus yang berakibat1660 ekor ternak babi warga mati. Pemkab Karo belum bisa menetapkan atau melakukan pemusnahan massal terhadap ternak babi diduga terjangkit virus Hog Chorela dan munculnya virus baru Suspect African Swine dan Fever (demam babi Afrika).
     “Kementerian Pertanian belum ada menetapkan kejadian ini sebagai wabah. Bahkan kematian ternak babi bukan saja di Karo melainkan di beberapa daerah di Sumut”, sebut Wakil Bupati Karo Cory Sebayang dalam siaran persnya di Aula Dinas Pertanian Karo, Rabu (04/12/2019).
     Sementara menurut Kadis Pertanian, Metehsa Purba, belum ditetapkannya sebagai wabah atas kematian babi di Karo, sehingga belum ada kajian untuk membuat ganti rugi.
     “Dari 17 Kecamatan di Karo, sudah ada 9 Kecamatan ternak babinya mati. Sementara di Sumut juga sudah ada 16 Kabupaten/Kota”, ungkapnya.
     Selain itu, jelasnya lagi, dalam rangka mempercepat informasi pelaporan dan respon penanganan terhadap babi sakit, mati, ataupun aduan adanya pembuangan bangkai babi ke sungai ataupun tempat lain. Pemkab Karo telah mengaktifkan posko di setiap Kecamatan.
     “Adanya posko ini diharapkan dapat mengoptimalkan penanganan kasus. Saya menghimbau kepada masyarakat agar memanfaatkan keberadaan posko  untuk menyampaikan informasi terkait kasus babi yang sakit, mati, atau dibuang sembarangan”, terangnya.
     Sementara lanjutnya,  penyakit demam babi tidak menular ke manusia. Pihaknya telah menerbitkan surat edaran tentang kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit ternak babi. Bagi para pedagang dihimbau agar tidak mendatangkan babi dari luar Karo.
     “Apabila mendatangkan ternak babi dari luar Karo harus disertai surat keterangan kesehatan hewan dari dokter hewan yang berwenang dari daerah asal dan tidak memperjualbelikan ternak dalam kondisi sakit. Bila ada ternak babinya yang sakit atau mati segera hubungi Dinas Pertanian Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Karo”, beber Metehsa.
     Ia menghimbau, para peternak harus melakukan pemusnahan dan penguburan terhadap ternak babi yang mati, serta tidak membuang bangkai ke sungai. Membersihkan kandang dan tempat pakan setiap hari dan melakukan penyemprotan desinfektan pada kandang dan peralatan.
     Begitu juga dengan pakannys harus dimasak dengan suhu 90 derajat Celcius selama 60 menit sebelum pakan diberikan kepada ternak babi, serta membatasi ke luar masuk pengunjung/tamu ke lingkungan kandang ternak babi.
     Turut hadir, Sekdakab Kamperas Terkelin Purba, Sekretaris Distan Munarta Ginting, Kadishub Gelora Fajar Purba, Camat Kabanjahe Frans Leonardo Surbakti, Kabid Peternakan Herni Lidia Br Peranginangin, peternak babi dan unsur pers. (Anita)
Share12Tweet8SendShare

Berita Terkait

Bungkam soal Pinjaman Koperasi Ratusan Juta, Dianti Kesuma Wahyuni Gunakan Jasa Guru MTsN 3 sebagai Bendahara MAN Simalungun
Berita

Bungkam soal Pinjaman Koperasi Ratusan Juta, Dianti Kesuma Wahyuni Gunakan Jasa Guru MTsN 3 sebagai Bendahara MAN Simalungun

byRestorasidaily.com
25 Mei 2026 | 09:33 WIB

Restorasidaily | Simalungun, Sumatera Utara  Hingga kini, Plt Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Dianti Kesuma Wahyuni,...

Read moreDetails
Pegawai KUA Siantar Pungli Biaya Nikah 1,4 Juta
Berita

Pegawai KUA Siantar Pungli Biaya Nikah 1,4 Juta

byRestorasidaily.com
20 Mei 2026 | 16:30 WIB

Restoraaidaily | Simalungun, Sumatera Utara  Pungutan liar biaya pengurusan surat nikah di Kantor Urusan Agama di bawah naungan Kantor Kementerian Agama...

Read moreDetails
Tak Hanya Pungli Honor Pengurus LBH, Kasubbag TU Kemenag Simalungun Diduga Memaksa Choir Nasution Mundur dari Jabatan Ka TU MAN
Berita

Tak Hanya Pungli Honor Pengurus LBH, Kasubbag TU Kemenag Simalungun Diduga Memaksa Choir Nasution Mundur dari Jabatan Ka TU MAN

byRestorasidaily.com
19 Mei 2026 | 23:10 WIB

Restorasidaily | Simalungun, Sumatera Utara  Pungutan liar honor pengurus Lembaga Bantuan Hukum (LBH) terhadap seluruh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) dan...

Read moreDetails
Hutang Ratusan Juta di Koperasi Kemenag, Plt Kepala MAN Simalungun Diduga Rekayasa Dana DIPA dengan Uang Infaq
Berita

Hutang Ratusan Juta di Koperasi Kemenag, Plt Kepala MAN Simalungun Diduga Rekayasa Dana DIPA dengan Uang Infaq

byRestorasidaily.com
17 Mei 2026 | 13:15 WIB

Restorasidaily | Simalungun, Sumatera Utara  Uang infaq seluruh siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, yang diduga telah...

Read moreDetails

Direkomendasikan

Pematangsiantar

KING Net Ini Tak Larang Pelajar di Jam Sekolah

15 Desember 2017 | 09:34 WIB
Berita

Tokoh Pramuka Pematangsiantar, H M Akhiri Trisko Wafat. Wali Kota bersama Ka Kwarcab Pematangsiantar Melayat

27 Januari 2024 | 14:25 WIB
Peristiwa

Antisipasi Dugaan Pemberian “Uang” di Pemilihan PPK dan PPS Simalungun !

15 Oktober 2017 | 17:22 WIB
Peristiwa

Gemar Membanting Perkakas Rumah, Wanita Muda Tewas Karena Sesak Nafas

29 Oktober 2017 | 23:01 WIB
Berita

Pemkab Simalungun Tak Mampu Urusin Sampah Menggunung di Sekitar Areal Eks Gedung DPRD

6 November 2019 | 11:13 WIB
Berita

Zainul Arifin Siregar : “Kita Punya Marwah, Gak Ada Persoalan Yang Gak Selesai”

28 Mei 2021 | 08:55 WIB
Regional

Terkait 3 DPO Pemerkosa Siswi SMA 2, Orangtua Korban Disarankan Laporkan Kapolres ke Poldasu

6 Oktober 2017 | 20:54 WIB
Berita

Meski Tidak Mengakui Menganiaya, Kakek 66 Tahun ini Tetap Dijadikan Tersangka. Penyidik Polsek Bandar Pulo Diduga Tidak Profesional

28 Mei 2022 | 13:56 WIB
Berita

Pemindahan Pipa Distribusi Utama, Aliran air Perumda Tirta Uli Pematangsiantar dipadamkan

15 Juni 2024 | 19:46 WIB
Karo

Sempat Diwarnai Kericuhan, Eksekusi Tanah Perladangan dan 1 Unit Rumah di Desa Lau Gumba Berjalan Lancar

23 November 2017 | 20:07 WIB
Regional

Gelapkan Uang RSHI, Dr Polentyno Girsang ” Dieksekusi ” Dihadapan Istri dan Anaknya

18 November 2017 | 22:37 WIB
Berita

Ibarat Pepatah “Rumah Bagaikan Kapal Pecah”. Begini Kondisi Rumah Singgah Covid 19 Pematangsiantar

11 April 2021 | 13:55 WIB

barakbarakbarakbarakbarakbarak

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman
  • Terms

© 2025

logo sinata id new


PT DARVE RESTORASI NUSANTARA
Jl. Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.
Jalan Meranti Burung, Komplek Perumahan Meranti, Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara, Pematangsiantar.
[email protected]

rotasibarakberita hari inidanau tobasiantar

No Result
View All Result
  • INDEKS
  • Berita
    • Nasional
    • Regional
    • Dunia
    • Peristiwa
  • #VIRAL
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Opini

© 2025

logo sinata id new


PT DARVE RESTORASI NUSANTARA
Jl. Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.
Jalan Meranti Burung, Komplek Perumahan Meranti, Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara, Pematangsiantar.
[email protected]

rotasibarakberita hari inidanau tobasiantar