Restorasi Daily
  • INDEKS
  • Berita
    • Nasional
    • Regional
    • Dunia
    • Peristiwa
  • #VIRAL
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • INDEKS
  • Berita
    • Nasional
    • Regional
    • Dunia
    • Peristiwa
  • #VIRAL
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
No Result
View All Result
Restorasi Daily
No Result
View All Result
  • INDEKS
  • Berita
  • #VIRAL
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Regional
  • Dunia
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Olahraga
HomeBerita
Dinas Kesehatan Sikapi Maraknya Penyakit Gondongan Melanda Anak-anak di Kota Pematang Siantar

Dinas Kesehatan Sikapi Maraknya Penyakit Gondongan Melanda Anak-anak di Kota Pematang Siantar

Restorasidaily.combyRestorasidaily.com
26 November 2023 | 15:26 WIB
inBerita
0
ADVERTISEMENT

Restorasidaily | Pematang Siantar SUMATERA UTARA 

 

Gondongan merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus gondongan, yang termasuk dalam kelompok virus yang dikenal dengan nama paramyxovirus. Penyakit ini dimulai dengan gejala ringan seperti sakit kepala, demam, dan kelelahan. Namun penyakit ini biasanya menyebabkan pembengkakan parah pada kelenjar ludah tertentu (parotitis) yang menyebabkan pipi bengkak dan rahang bengkak.

 

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Pematang Siantar dr Irma Suryani MKM, Rabu (08/11/2023) menyikapi maraknya penyakit gondongan melanda anak-anak di Kota Pematang Siantar.

 

Irma menerangkan, gondongan dulunya merupakan penyakit anak-anak yang sangat umum. Setelah vaksin gondongan tersedia tahun 1967, jumlah kasusnya berkurang secara signifikan. Meski demikian, wabah penyakit gondongan masih saja terjadi, terutama pada orang-orang yang melakukan kontak dekat dalam jangka waktu lama, seperti di kampus-kampus.

Irma pun meminta masyarakat agar dapat melindungi anak-anak dengan vaksin campak-gondong-rubella (MMR). Meski penyakit gondongan biasanya ringan, komplikasi serius bisa saja terjadi.

 

Diterangkan Irma, gondongan paling sering menyerang anak-anak berusia 2 hingga 12 tahun yang belum menerima vaksin gondongan. Namun, remaja dan orang dewasa bisa terkena juga meski sudah divaksinasi. Hal ini terjadi karena berkurangnya kekebalan terhadap vaksin setelah beberapa tahun. Namun, cara terbaik untuk melindungi terhadap infeksi gondongan adalah dengan mendapatkan vaksinasi lengkap.

Gejala gondongan pertama seringkali ringan. Bahkan, lanjutnya, banyak yang tidak menunjukkan gejala dan tidak tahu telah mereka terinfeksi.

 

“Gejalanya juga tidak langsung muncul. Masa inkubasi (waktu antara infeksi dan penyakit) berkisar antara tujuh hingga 25 hari,” terangnya.

 

Gejala gondongan ringan kemungkina besar antara lain, demam, sakit kepala, nyeri otot, kelelahan, dan kehilangan selera makan.

 

“Beberapa hari kemudian, pembengkakan kelenjar parotis yang menyakitkan mungkin terjadi. Kelenjar parotis adalah kelenjar ludah yang terletak di antara telinga dan rahang. Pembengkakan yang disebut parotitis, bisa terjadi pada satu atau kedua sisi wajah. Tanda klasik penyakit gondongan ini terlihat seperti “pipi tupai” karena pipi menggembung dan rahang membengkak. Parotitis terjadi pada lebih dari 70 persen kasus penyakit gondongan,” papar Irma.

 

Irma menambahkan, banyak virus dan bakteri berbeda yang dapat menyebabkan parotitis. Jadi tidak selalu tertular virus gondongan.

 

Orang yang terinfeksi, sambungnya, dapat menyebarkan virus gondongan melalui bersin, batuk atau berbicara; berbagi benda yang mengandung air liur yang terinfeksi, seperti mainan, cangkir, dan peralatan makan; serta berolahraga, menari, berciuman, atau berpartisipasi dalam aktivitas lain yang melibatkan kontak dekat dengan orang lain.

Beberapa kelompok mempunyai risiko lebih tinggi terkena penyakit gondongan, yaitu orang dengan sistem kekebalan lemah, yang melakukan perjalanan internasional, tidak menerima vaksinasi, dan tinggal berdekatan.

 

“Penyakit gondongan merupakan infeksi virus yang sangat menular. Jika anak Anda menderita gondongan, penyakit ini menular mulai dari beberapa hari sebelum kelenjarnya membengkak hingga lima hari setelah pembengkakan mulai terjadi. Oleh karena itu, anak Anda sebaiknya meminimalkan kontak dengan orang lain. Mereka tidak seharusnya pergi ke sekolah atau tempat penitipan anak,” imbaunya.

 

Untuk mendiagnosa penyakit gondongan, dapat dilakukan tes reaksi berantai polimerase (PCR) untuk mendiagnosis penyakit gondongan. Mereka akan mengusap bagian dalam pipi atau tenggorokan untuk mengambil sampel lendirnya. Mereka akan mengirimkan sampelnya ke laboratorium, di mana ahli patologi akan memeriksanya dan mencari virus gondongan. Penyedia layanan kesehatan mungkin juga meminta tes darah untuk membantu menegakkan diagnosis penyakit atau untuk menyingkirkan kondisi dan virus lain yang dapat menyebabkan parotitis.

 

Irma melanjutkan, tidak ada pengobatan khusus untuk penyakit gondongan. Penyakit ini akan sembuh sendiri dan biasanya hilang sendiri dalam beberapa minggu. Pengobatan gondongan berfokus pada meringankan gejala.

“Bisa dilakukan langkah-langkah untuk membantu mengatasi gejala, seperti minum banyak cairan, berkumur dengan air garam hangat, makanlah makanan lembut dan mudah dikunyah, hindari makanan asam yang membuat mulut berair, mengisap es pop untuk meredakan sakit tenggorokan, tempatkan kompres es atau kompres panas pada kelenjar yang bengkak, minum obat non-aspirin seperti Asetaminofen dan Ibuprofen untuk mengurangi demam dan meredakan nyeri.

 

“Jangan berikan aspirin. Anak-anak yang mengidap virus seperti gondongan yang mengonsumsi aspirin dapat mengembangkan sindrom Reye , penyakit berbahaya yang menyebabkan gagal hati, pembengkakan otak, dan bahkan kematian,” tukasnya.

Gondongan, katanya, sangat dapat dicegah. Penyedia layanan kesehatan biasanya memberikan vaksin sebagai bagian dari kombinasi vaksin yang melindungi terhadap campak , gondongan, dan rubella .

 

Anak-anak biasanya menerima dua dosis vaksin campak-gondong-rubella (MMR) sebagai bagian dari jadwal imunisasi masa kanak-kanak . Mereka menerima dosis pertama antara usia 12 dan 15 bulan dan dosis kedua antara usia 4 dan 6 tahun.

 

//Waspada Cacar Monyet

 

Irma juga mengimbau agar masyarakat Kota Pematang Siantar mewaspadai penyakit cacar monyet (MonkeyPox/mpox).

Melalui Surat Edaran (SE) Dinas Kesehatan Kota Pematang Siantar Nomor: 400.7.23.4/12012/DKK/X/2023 Tanggal 25 Oktober 2023, kewaspadaan juga dilakukan oleh fasilitas pelayanan kesehatan, seperti Puskesmas, rumah sakit (RS), dan klinik.

 

Sedangkan kepada seluruh direktur RS, Kepala Puskesmas, pimpinan klinik, pimpinan laboratorium, praktik dokter spesialis, dokter umum, serta praktik bidan mandiri untuk memantau perkembangan situasi dan informasi mpox melalui sejumlah kanal resmi.

Kemudian, meningkatkan kewaspadaan dini dengan melakukan penemuan kasus di fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk di instalasi gawat darurat.

 

Selanjutnya, meningkatkan kewaspadan dan pro aktif untuk menemukan kasus; memantau dan melaporkan kasus yang ditemukan sesuai dengan definisi operasional secara berjenjang ke Dinas Kesehatan provinsi/kabupaten/kota dan Dirjen P2P; memperkuat kewaspadaan standar dalam upaya pencegahan dan pengendalian infeksi di fasyankes; serta meningkatkan kemampuan pelayanan rujukan pada RS jejaring pengampuan pelayanan penyakit infeksi emerging.

Selanjutnya, menyebarluaskan informasi tentang mpox kepada petugas dan masyarakat; dan meningkatkan komunikasi resiko sesuai pedoman, terutama menyasar kelompok berdasarkan temuan kunci.

 

“Terakhir, jika ditemukan kasus segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan,” tukasnya. (rel)

Share8Tweet5SendShare

Berita Terkait

Desember 2025, Wali Kota Wesly Silalahi Diduga Terima Uang Commitment Fee Pengadaan Alkes RSUD Djasamen Saragih
Dunia

Desember 2025, Wali Kota Wesly Silalahi Diduga Terima Uang Commitment Fee Pengadaan Alkes RSUD Djasamen Saragih

byRestorasidaily.com
18 Oktober 2026 | 11:42 WIB

Restorasidaily | Pematangsianțar, Sumatera Utara  Dugaan pemberian commitment fee (biaya komitmen) dalam pengadaan alat kesehatan (alkes) terjadi di RSUD Djasamen Saragih,...

Read moreDetails
Kebijakan Sepihak Pengalihan Pengelolaan Parkir, Manajemen RS Vita Insani “Kebiri” Nasib Jukir SBSI Solidaritas
Berita

Kebijakan Sepihak Pengalihan Pengelolaan Parkir, Manajemen RS Vita Insani “Kebiri” Nasib Jukir SBSI Solidaritas

byRestorasidaily.com
16 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Restorasidaily | Pematangsianțar, Sumatera Utara  Kebijakan sepihak dalam pengalihan pengelolaan parkir sering kali memicu konflik sosial karena berdampak langsung pada hilangnya...

Read moreDetails
Diduga Mafia Solar, Iman Sinaga Memanfaatkan Rekomendasi Dinas Pertanian tapi Tidak Punya Mesin Pertanian
Berita

Diduga Mafia Solar, Iman Sinaga Memanfaatkan Rekomendasi Dinas Pertanian tapi Tidak Punya Mesin Pertanian

byRestorasidaily.com
16 Oktober 2026 | 09:45 WIB

Restorasidaily |Simalungun, SumateraUtara Modus operandi "mafia solar" yang merekayasa surat rekomendasi Dinas Pertanian merupakan penyelewenganyang memanfaatkan celah birokrasi dan digitalisasi...

Read moreDetails
SPPG Bukit Sofa II Diduga Mencuri Air Perumda Tirta Uli melalui Pipa Persil
Berita

SPPG Bukit Sofa II Diduga Mencuri Air Perumda Tirta Uli melalui Pipa Persil

byRestorasidaily.com
12 Oktober 2026 | 17:07 WIB

Restorasidaily | Pematangsianțar, Sumatera Utara  Dugaan pencurian air milik Perumda Tirta Uli yang dilakukan manajemen Dapur SPPG/MBG Bukit Sofa II, Jalan...

Read moreDetails

Direkomendasikan

Berita

Pemko Pematangsiantar Menggelar Rapat Pelaksanaan Ramadhan Fair 2024

29 Maret 2024 | 02:09 WIB
Berita

Penganiayaan terhadap Muklis, Mahdi dkk Dilaporkan ke Polisi. Keluarga Muklis Diduga Diintimidasi

30 Oktober 2025 | 12:49 WIB
Berita

Warga Ringkus Penjambret Ponsel Bermodus Tanya Alamat

6 November 2019 | 23:54 WIB
Peristiwa

Walikota Tebing Tinggi Buka Peringatan BBGRM dan HKG PKK

12 Desember 2017 | 07:56 WIB
Regional

Polres Simalungun Musnahkan Ratusan Gram Ganja dan Sabu dari 3 Tersangka

22 Februari 2018 | 14:43 WIB
Berita

Tabrak Truk Parkir, Gelora Ginting Tewas di Tempat

8 November 2019 | 18:56 WIB
Peristiwa

Mengecat Atap Mushola, Suwianto Tewas Tersengat Listrik

7 Februari 2018 | 13:18 WIB
Hukum & Kriminal

Polsek Martoba Tak Berhasil Ungkap Identitas Bandar Togel

21 September 2017 | 20:52 WIB
Peristiwa

Pembunuh Rehlitna beru Sitepu Tewas Gantung Diri

16 Maret 2018 | 20:03 WIB
Peristiwa

Hujan 3 Jam, Kota Medan Dikelilingi Banjir

26 Januari 2018 | 18:55 WIB
Berita

Rekayasa Lalu Lintas Jelang Natal dan Tahun Baru 2020 di Pematangsiantar

5 Desember 2019 | 17:30 WIB
Berita

Kunker di Masa PPKM Level 4. Anggota DPRD Pematangsiantar Pertontonkan Kesenangan, Rakyat Terbelenggu

27 Agustus 2021 | 19:50 WIB

barakbarakbarakbarakbarakbarak

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman
  • Terms

© 2025

logo sinata id new


PT DARVE RESTORASI NUSANTARA
Jl. Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.
Jalan Meranti Burung, Komplek Perumahan Meranti, Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara, Pematangsiantar.
[email protected]

rotasibarakberita hari inidanau tobasiantar

No Result
View All Result
  • INDEKS
  • Berita
    • Nasional
    • Regional
    • Dunia
    • Peristiwa
  • #VIRAL
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Opini

© 2025

logo sinata id new


PT DARVE RESTORASI NUSANTARA
Jl. Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.
Jalan Meranti Burung, Komplek Perumahan Meranti, Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara, Pematangsiantar.
[email protected]

rotasibarakberita hari inidanau tobasiantar