Restorasidaily | Simalungun, Sumatera Utara
Drs H Zunaidi Sitorus resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Pengurus Daerah (PD) Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Simalungun untuk masa periode 2026–2030.
Pendaftaran diri Zunaidi Sitorus dilakukan, Sabtu (4/4/2026), diterima langsung Ketua Panitia Seleksi, Sairul Amri P Saragih, didampingi Ahmad Rifai Manullang, serta penasehat PD Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Simalungun, Juhum Damanik.
Kepada wartawan, bermodal berbagai pengalaman sebagai kader hingga saat ini jabatan Sekretaris PD Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Simalungun, Zunaidi Sitorus mengaku bertekad memaksimalkan pelaksanaan Panca Amal Al Washliyah, yakni pendidikan dan kebudayaan, dakwah dan kaderisasi, amar makruf nahi munkar,panti asuhan dan fakir miskin, serta ekonomi dan kesejahteraan umat.
“jika nanti saya dipercaya sebagai Ketua PD Al Jam’iyatul Washliyah Kabupaten Simalungun, tentunya saya berjanji akan meningkatkan pelaksanaan Panca Amal Al Washliyah. Di dalam diri saya, slogan berbakti dengan ikhlas, mengabdi dengan cerdas, Al Washliyah Simalungun semakin berkelas, menjadi penyemangat mewujudkan hal itu”, kata Zunaidi Sitorus.
Tak hanya di kalangan warga Al Jam’iyatul Washliyah, Zunaidi Sitorus juga sangat dikenal di masyarakat umum sebagai ASN di lingkup Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai Ka KUA Kecamatan Tapian Dolok. Dirinya pun pantas dianggap memiliki dedikasi mumpuni untuk memimpin organisasi terbesar Al Jam’iyatul Washliyah di Kabupaten Simalungun.
Zunaidi Sitorus juga punya berbagai pengalaman di organisasi lain yaitu, sebagai bendaha umum LASQI (Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia) Kabupaten Simalungun, anggota FKUB Kabupaten Simalungun, Wakil Ketua MDI (Majelis Dakwah Indonesia) Kabupaten Simalungun, Wakil Ketua IPHI Kabupaten Simalungun, serta Wakil Sekretaris DMI (Dewan Masjid Indonesia) Kabupaten Simalungun.
” di Pendidikan dan Kebudayaan, kami nanti akan okus pada pengembangan lembaga pendidikan, mulai dari PAUD hingga Perguruan Tinggi, serta pelestarian budaya yang sesuai dengan ajaran Islam. Dakwah dan Kaderisasi, mengajak kepada kebaikan dan mempersiapkan generasi penerus organisasi yang berilmu dan bertakwa. Amar Makruf Nahi Munkar, mengajak kebaikan dan mencegah kemungkaran di masyarakat sesuai ajaran Islam. Panti Asuhan dan Fakir Miskin, fokus pada pelayanan sosial, membantu anak yatim, piatu, dan orang miskin. Lalu Ekonomi dan Kesejahteraan Umat, berusaha meningkatkan ekonomi umat untuk kemandirian organisasi dan masyarakat”, ungkapnya.(Silok)





