Restorasi Daily
  • INDEKS
  • Berita
    • Nasional
    • Regional
    • Dunia
    • Peristiwa
  • #VIRAL
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • INDEKS
  • Berita
    • Nasional
    • Regional
    • Dunia
    • Peristiwa
  • #VIRAL
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
No Result
View All Result
Restorasi Daily
No Result
View All Result
  • INDEKS
  • Berita
  • #VIRAL
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Regional
  • Dunia
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Olahraga
HomeBeritaRegionalSumatera UtaraSibolga

Nelayan Pesisir Tapanuli Tengah Butuh Bantuan Alat Tangkap Ikan

Restorasidaily.combyRestorasidaily.com
7 Maret 2018 | 09:24 WIB
inSibolga
0
ADVERTISEMENT

Restorasidaily.com | TAPANULI TENGAH

Saat ini, nelayan tradisional di pesisir Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, sangat membutuhkan bantuan Pemerintah. Alat penangkapan ikan yang digunakan mereka dalam kondisi memprihatinkan dan tidak laik lagi untuk meningkatkan produksi ikan. Alhasil, kesejahteraan para nelayan pun terancam, akibat kondisi tersebut.

“Kami, masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir, menggantungkan hidup dari melaut (menangkap ikan). Tetapi kondisi alat tangkap ikan kami sudah tak layak lagi. Makanya kami sangat membutuhkan bantuan pemerintah kabupaten tapanuli tengah”, ucap M Harahap, seorang nelayan saat ditemui, Selasa (6/3/2018).

Menurut M Harahap, bantuan pemerintah yang diharapkan itu adalah alat tangkap ikan, seperti perahu, mesin ketinting, jaring tangkap dan sebagainya.

Akibat kondisi tersebut, kebanyakan nelayan terpaksa meminjam uang kepada rentenir untuk mencukupi biaya hidup keluarga sehari-hari.

Selain berhutang, para nelayan ini juga banyak yang menyewa perahu dari orang lain. Sistem sewa yang digunakan pun terkesan memberatkan nelayan. Karena nelayan juga harus menyetor hasil tangkapannya kepada pemilik kapal.

“Kalau tangkapan sedang sedikit, kasihan nelayan-nelayan disni harus setor tangkapan juga ke pemilik kapal,” tandasnya.

M Harahap mengungkapkan, perahu yang dipakai para nelayan masih sangat sederhana. Ketika kondisi cuaca sedang buruk, otomatis nelayan tidak bisa melaut. Ini karena perahu tidak mampu menembus cuaca buruk.

Pantauan wartawan restorasidaily.com, saat ini ada 1.088 orang nelayan yang mayoritas masih menggunakan alat tangkap tradisional. Para nelayan ini masih menggunakan kapal dengan mesin di bawah 7 PK.

Penulis ; A. M. HASIBUAN

Editor : Hendro Susilo

Share20Tweet13SendShare

Berita Terkait

Sibolga

Bupati Tapteng Resmi Membuka Kegiatan Pembekalan Tugas Kecamatan Sekabupaten Tapanuli Tengah

byREDAKSI
17 April 2018 | 20:47 WIB

  Restorasidaily.com-TAPTENG Bupati Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Bakhtiar Ahmad Sibarani, yang diwakili oleh asisten Pemerintahan Dan Kesejahteraan Masyarakat (Kesmas) Drs....

Read moreDetails
Sibolga

Kapolsek Pandan Apresiasi Pembentukan Pengurus Mitra Kamtibmas Kelurahan Pondok Batu

byRestorasidaily.com
13 April 2018 | 14:45 WIB

Restorasidaily.com | TAPANULI TENGAH Salah satu permasalahan bangsa adalah semakin menguatnya pemikiran sektoral, pemikiran yang terkotak-kotak sehingga cenderung mengabaikan kepentingan...

Read moreDetails
Sibolga

Camat Sarudik Utus 39 Peserta Mengikuti MTQ ke 44 Kabupaten Tapanuli Tengah

byRestorasidaily.com
6 April 2018 | 19:06 WIB

Restorasidaily.com | TAPANULI TENGAH Sebanyak 39 orang utusan dari Kecamatan Sarudik akan mengikuti lomba Musabaqah Tilawatil Quran tingkat Kabupaten Tapanuli...

Read moreDetails
Sibolga

Polres Sibolga Gelar Operasi Keselamatan Toba 2018. 117 Pengendara Ditilang dan 852 Diberi Teguran

byRestorasidaily.com
6 April 2018 | 19:00 WIB

Restorasidaily.com | SIBOLGA Kepolisian Resor Sibolga, Sumatera Utara (Sumut), merilis rekapitulasi hasil Operasi Keselamatan Toba 2018 yang digelar pada tanggal...

Read moreDetails

Direkomendasikan

Berita

Simpan Sabu dan Daun Kering, 3 Wanita dan 1 Pria Diangkut Polsek Mardinding

4 November 2019 | 21:27 WIB
Pematangsiantar

Kapolres Pematangsiantar Blokir WA Wartawan Restorasidaily.com

1 Oktober 2017 | 23:00 WIB
Regional

Direktorat Jenderal Imigrasi Menerima Surat Pencegahan Gubernur Jambi Zumi Zola Dari KPK

1 Februari 2018 | 08:36 WIB
Berita

Di Sumatera Utara, Masyarakat Biasa Diperketat. ASN, TNI, Polri, BUMN/BUMD dan Pegawai Swasta Wajib Dapat Izin Tertulis dari Atasan untuk Keluar Daerah

29 April 2021 | 23:49 WIB
Berita

Omset Parkir Disetor, Kartini Batubara Bersikukuh “Pecat” Jukir

20 Mei 2022 | 12:41 WIB
Berita

PT STTC Tidak Menerapkan Usia Pensiun Karyawan. Sukoso Winarto : “Itu Tindakan Biadab, Tidak Berperikemanusiaan”

14 Mei 2024 | 08:13 WIB
Berita

Banyak Peserta dan Pengunjung Tak Pakai Masker dan Berkerumun, Panitia Geopark Unesco Toba Festival 2021 Abaikan Prokes Covid 19

20 November 2021 | 14:24 WIB
Hukum & Kriminal

Melawan Saat Akan Ditangkap, Kaki Pembongkar Rumah Didor Polisi

22 Januari 2018 | 15:56 WIB
Regional

Dua Warga Gang Air Bersih Diringkus Jual Sabu

5 Oktober 2017 | 12:32 WIB
Berita

Bunda PAUD Kabupaten Simalungun Buka Secara Resmi Sosialisasi Transisi PAUD ke SD

14 Agustus 2023 | 14:42 WIB
Berita

Mangkir Dinas Lebih 30 Hari, Brigadir Irwansyah Dipecat

26 Januari 2018 | 17:08 WIB
Berita

Bupati Simalungun: “Kalau Ingin Menikmati Keindahan Alam Datang Ke WIS”

5 Agustus 2023 | 15:51 WIB

barakbarakbarakbarakbarakbarak

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman
  • Terms

© 2025

logo sinata id new


PT DARVE RESTORASI NUSANTARA
Jl. Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.
Jalan Meranti Burung, Komplek Perumahan Meranti, Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara, Pematangsiantar.
[email protected]

rotasibarakberita hari inidanau tobasiantar

No Result
View All Result
  • INDEKS
  • Berita
    • Nasional
    • Regional
    • Dunia
    • Peristiwa
  • #VIRAL
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Opini

© 2025

logo sinata id new


PT DARVE RESTORASI NUSANTARA
Jl. Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.
Jalan Meranti Burung, Komplek Perumahan Meranti, Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara, Pematangsiantar.
[email protected]

rotasibarakberita hari inidanau tobasiantar