Restorasi Daily
  • INDEKS
  • Berita
    • Nasional
    • Regional
    • Dunia
    • Peristiwa
  • #VIRAL
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • INDEKS
  • Berita
    • Nasional
    • Regional
    • Dunia
    • Peristiwa
  • #VIRAL
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
No Result
View All Result
Restorasi Daily
No Result
View All Result
  • INDEKS
  • Berita
  • #VIRAL
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Regional
  • Dunia
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Olahraga
HomeBeritaRegionalSumatera UtaraKaro

Dugaan Mark Up Pengadaan TPA Mulai Ditindaklanjuti Kejari Karo

Restorasidaily.combyRestorasidaily.com
29 Januari 2018 | 19:59 WIB
inKaro
0
ADVERTISEMENT

Restorasidaily.com | KARO

Kasus dugaan mark up pengadaan lahan untuk Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang lebih dikenal dengan Tempat Pembuangan Akhir (Sampah) senilai Rp. 2 milyar yang ditampung APBD Karo tahun anggaran 2017 lalu sudah memasuki ranah hukum. Beberapa oknum yang patut diduga mengetahui proses pengadaan lahan dimaksud sudah dimintai bahan keterangan di Kejaksaan Negeri Karo.

“Kita sudah memintai keterangan dari 5 orang saksi-saksi. Masing-masing Kepala Desa dan Ketua BPD Desa Dokan Kecamatan Merek Karo, Camat Merek, Kadis Tarukim dan Kadis Dinas Lingkungan hidup ,“ beber Kajari Karo, Gloria Sinuhaji,SH,MH melalui Kasi Pidsus Dapot Manurung SH kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Senin (29/1/2018).

Namun sejauh ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Begitu juga dengan kerugian keuangan negara, Manurung tidak mau berspekulasi. “Semua akan kita panggil untuk diminati keterangan, yang artinya instansi terkait dalam pengadaan lahan tersebut,” ujarnya.

Dijelaskan, kasus dugaan mark up dalam pengadaan TPA sudah menjadi perhatian serius Kajari yang menginginkan kasus ini cepat dibuat terang-benderang sehingga pelapor menjadi puas, sekaligus menepis isu-isu liar yang belum tentu benar.

“ Kami mohon teman-teman wartawan bersabar dulu. Besok juga kami akan memintai keterangan dari orang-orang yang dianggap mengetahui proses pengadaan lahan tersebut. Tanpa menyebut nama yang akan dimintai keterangan. Tiba waktunya akan kami ekspos kepada teman-teman wartawan. Jadi sabar dulu ya…namanya juga kita masih Pulbaket (pengumpulan bahan keterangan),” ungkapnya.

Sekedar mengingatkan bahwa indikasinya, harga pembelian lahan diduga tidak sesuai dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang ada. Begitu juga dengan luasnya diduga penuh dengan manipulasi dengan modus memecah surat-surat.

Informasinya dari warga setempat yang diterima wartawan, harga tanah di Desa Dokan masih kisaran Rp. 200 jt/hektar atau Rp.20 ribu/meter. Namun untuk harga pengadaan lahan tersebut membengkak menjadi Rp.40 ribu/meternya.

Jadi, dari NJOP yang ada, harga tanah membengkak Rp.20 ribu/meternya. Jika dikalikan dengan luas tanah seluas 1 hektar, maka keuntungan yang didapat oleh oknum-oknum Pemerintah Kabupaten Karo melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman sebesar Rp.200 juta/hektar.
Menanggapi hal itu, salah seorang pemerhati pembangunan Karo J Ginting (50) menyatakan keprihatinannya atas terjadinya konspirasi dan dugaan tindak pidan korupsi (mark up) pada pelaksanaan kegiatan pengadaan lahan Pemkab untuk pembangunan TPA di Desa Dokan, Kecamatan Merek.

Semoga, dengan adanya konspirasi jahat dan tindak pidana korupsi akan terlihat secara terang benderang. Apalagi setelah menerima isu yang beredar di masyarakat bahwa pengadaan lahan tersebut dilakukan oleh salah satu oknum yang diduga mempunyai hubungan emosional dengan sejumlah petinggi di lingkungan Pemkab Karo.

Bahkan disebut-sebut mempunyai hubungan kekeluargaan dengan orang nomor satu di Pemkab Karo.

“Jika nantinya masalah ini terbukti, tentunya merugikan keuangan negara. Tragisnya lagi, persoalan persen jual beli tanah dari pembeli belum juga diberikan, begitu juga pembayarannya yang diteken senilai Rp1,1 milyar. Padahal yang dibayarkan hanya Rp1 milyar. Sedangkan pengadaan lahan tersebut sebesar Rp2 miliar. Dikemanakan Rp. 900 juta itu ?”, tegasnya.

Untuk itu diharapkan kepada Kejari Kabanjahe harus berani usut secara transparan. Jikalau pihak Kejari Kabanjahe mendiamkan kasus ini, maka kita akan melaporkan langsung ke Kejati Sumut.

“Saya berharap kepada Kejari Kabanjahe agar tidak mengkhianati kebenaran dan harus berani melawan konspirasi para oknum yang terindikasi melakukan pencurian uang negara. Dan mengharapkan transparansi dan profesionalisme,” sebutnya mengakhiri. (Anita)

Share33Tweet21SendShare

Berita Terkait

Bupati Simalungun Hadiri Pra Musrembang RKPD 2025 Provinsi Sumatera Utara
Berita

Bupati Simalungun Hadiri Pra Musrembang RKPD 2025 Provinsi Sumatera Utara

byRestorasidaily.com
29 Januari 2024 | 23:05 WIB

Restorasidaily | Karo Sumatera Utara    Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga menghadiri kegiatan pra Musyarawah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah...

Read moreDetails
Berita

Rapat Paripurna Ranperda Limbah B3 dan Ijin Lingkungan DPRD Karo, Diskors

byRestorasidaily.com
19 Desember 2019 | 18:11 WIB

Restorasidaily | KARO      Agenda rapat paripurna di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karo soal penyampaian nota penjelasan Rancangan...

Read moreDetails
Berita

Edarkan Narkoba di Villa Berastagi, Warga Binjai Diringkus Personel Polsek Berastagi

byRestorasidaily.com
17 Desember 2019 | 20:16 WIB

Restorasidaily | KARO      Seorang mahasiswa berinisal AAF (22), warga Jalan Perintis Kemerdekaan I Lingkungan V, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai...

Read moreDetails
Berita

Lagi, Bangkai 13 Ekor Babi Berserakan di Jalan Lingkar Kabanjahe

byRestorasidaily.com
17 Desember 2019 | 20:06 WIB

Restorasidaily | KARO      Sepertinya para peternak babi yang tinggal di seputaran jalan Lingkar Kabanjahe, Kabupaten Karo tak mengindahkan himbauan...

Read moreDetails

Direkomendasikan

Peristiwa

Usai Antar Pulang Kekasih, Erik Siagian Tewas Ditikam OTK

4 Januari 2018 | 12:42 WIB
Peristiwa

Walau Hujan Warga Tetap Bertahan dan Antusias Saksikan Puncak HUT ke-72 TNI

5 Oktober 2017 | 08:08 WIB
Berita

Nongkrong di Warnet, Puluhan Siswa di Karo Terjaring Razia 

13 November 2019 | 17:42 WIB
Hukum & Kriminal

Polres Tanah Karo Ungkap Sejumlah Kasus Pencurian Kendaraan Bermotor

12 Maret 2018 | 20:30 WIB
Berita

Susanti Dewayani Membuka Uji Coba Pertandingan antara Tim PON Sumut melawan Siantar Selection di Lapangan Rindam I/BB

15 Juni 2024 | 19:32 WIB
Berita

Hingga Kini, Seluruh Karyawan PT Bridgestone Sumatera Rubber Estate Dolok Merangir Belum Divaksin

17 Juli 2021 | 18:52 WIB
Karo

Harga Beras Naik, Pedagang Mengeluh

15 Januari 2018 | 19:49 WIB
Berita

Lantunan Sholawat Nabi Iringi Pendaftaran H Anton Saragih – Benny Sinaga sebagai Bacalon Bupati – Wakil Bupati Simalungun

29 Agustus 2024 | 21:23 WIB
Regional

Permohonan Gugatan JR-Ance Ditolak Majelis Hakim PT-TUN Medan

27 Maret 2018 | 14:49 WIB
Berita

Dihadiri Wali Kota, DPRD Pematang Siantar Gelar Rapat Paripurna IX dalam Rangka Penyampaian Laporan Hasil Reses II

29 Oktober 2023 | 16:51 WIB
Regional

Dituntut 9 Tahun Penjara , Pengacara Terdakwa Afrizal Lubis Bacakan Pledoi

23 November 2017 | 07:00 WIB
Peristiwa

Kepergok Mencuri Honda Beat, Pemuda Naga Pita ini Babak Belur Dipukuli Warga

5 Maret 2018 | 15:12 WIB

barakbarakbarakbarakbarakbarak

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman
  • Terms

© 2025

logo sinata id new


PT DARVE RESTORASI NUSANTARA
Jl. Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.
Jalan Meranti Burung, Komplek Perumahan Meranti, Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara, Pematangsiantar.
[email protected]

rotasibarakberita hari inidanau tobasiantar

No Result
View All Result
  • INDEKS
  • Berita
    • Nasional
    • Regional
    • Dunia
    • Peristiwa
  • #VIRAL
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Opini

© 2025

logo sinata id new


PT DARVE RESTORASI NUSANTARA
Jl. Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.
Jalan Meranti Burung, Komplek Perumahan Meranti, Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara, Pematangsiantar.
[email protected]

rotasibarakberita hari inidanau tobasiantar