Restorasi Daily
  • INDEKS
  • Berita
    • Nasional
    • Regional
    • Dunia
    • Peristiwa
  • #VIRAL
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • INDEKS
  • Berita
    • Nasional
    • Regional
    • Dunia
    • Peristiwa
  • #VIRAL
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
No Result
View All Result
Restorasi Daily
No Result
View All Result
  • INDEKS
  • Berita
  • #VIRAL
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Regional
  • Dunia
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Olahraga
HomeBerita
Pemeriksaan Dugaan Korupsi Eks Rumah Singgah Mengarah ke Wali Kota Pematangsianțar, Wesly Silalahi

Pemeriksaan Dugaan Korupsi Eks Rumah Singgah Mengarah ke Wali Kota Pematangsianțar, Wesly Silalahi

Restorasidaily.combyRestorasidaily.com
24 Agustus 2026 | 16:41 WIB
inBerita, Pematangsiantar, Peristiwa, Regional
0
ADVERTISEMENT

Restorasidaily | Medan, Sumatera Utara 

 

Puluhan mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi CS Keras (Control Sosial–Kumpulan Elemen Rakyat Anti Suap) menggelar aksi di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Senin (24/8/2026).

Massa mendesak Kejatisu mengusut secara menyeluruh dugaan persoalan dalam pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 Tahun 2025 di Kota Pematangsiantar.

Mereka meminta proses penyelidikan tidak hanya menyasar pihak yang berada di tingkat pelaksana, tetapi juga menelusuri seluruh rangkaian pengambilan keputusan dan penggunaan anggaran.

Dalam aksi tersebut, massa diterima Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejatisu, Rizaldi SH. Ia menyampaikan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung dan telah memeriksa belasan orang.

“Sudah ada belasan orang yang kami periksa. Penyelidikan membutuhkan proses, nanti akhirnya akan mengarah pada poster yang kalian bawa itu Wesly Silalahi,” ujar Rizaldi.

Rizaldi juga menyebut Alwi Adrian Lumban Gaol dan Arri Sembiring telah diperiksa. Sementara pejabat dan pihak lain yang dinilai berkaitan dengan perkara tersebut akan diperiksa berdasarkan hasil penyelidikan.

Penanggung Jawab Aksi, Goklif Manurung, meminta Kejatisu mengusut perkara tersebut dari awal hingga akhir, termasuk proses pengambilan keputusan, penilaian aset, mekanisme transaksi dan penggunaan anggaran.

“Kami datang ke sini bukan untuk meminta Kejaksaan menghukum orang berdasarkan opini. Kami datang untuk menuntut keberanian penegak hukum membongkar perkara ini dari hulu sampai hilir,” tegas Goklif.

Ia juga meminta Kejatisu memanggil dan memeriksa Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi apabila penyelidikan menemukan bukti atau dasar hukum yang menunjukkan keterkaitannya.

“Kalau memang ada bukti keterkaitan, jangan ada alasan untuk tidak memeriksa siapa pun. Jabatan tidak boleh menjadi tameng. Kami tidak mengatakan beliau bersalah. Tetapi kalau ada fakta dan bukti yang harus diklarifikasi, ya panggil dan periksa. Biarkan hukum yang menentukan,” ujarnya.

Goklif menegaskan pihaknya tetap menghormati asas praduga tak bersalah. Namun, menurutnya, prinsip tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan pemeriksaan apabila terdapat fakta yang perlu diklarifikasi.

Koordinator Lapangan Aksi, Edis Galingging, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kontrol sosial terhadap penggunaan anggaran dan aset negara.

“Kami ingin Kejati Sumut menunjukkan bahwa hukum tidak boleh tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Jangan sampai kasus ini hanya ramai di awal, kemudian berhenti ketika menyentuh kepentingan orang-orang yang punya kekuasaan,” tegas Edis.

Edis meminta penyelidikan mencakup proses pengadaan dan pembelian, dasar penilaian aset, sumber anggaran, hingga pihak-pihak yang mengambil keputusan dan mengetahui proses transaksi.

Menurutnya, masyarakat membutuhkan kepastian mengenai kesesuaian proses pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 dengan ketentuan yang berlaku.

“Kalau memang semuanya benar, buka dan jelaskan kepada publik. Tetapi kalau ada penyimpangan dan ditemukan bukti tindak pidana, jangan lindungi siapa pun. Kami akan terus kawal,” ujarnya.

Aliansi CS Keras menegaskan tidak bermaksud memberikan vonis kepada pihak tertentu. Mereka menyerahkan penentuan ada atau tidaknya pelanggaran maupun tindak pidana kepada proses hukum.

“Kami tidak membawa vonis. Kami membawa pertanyaan rakyat. Dan pertanyaan itu harus dijawab melalui proses hukum dan pembuktian,” kata Edis.

Massa juga meminta Kejatisu menangani perkara tersebut secara profesional, independen, transparan dan tanpa tebang pilih. Mereka berharap perkembangan penanganan perkara dapat disampaikan kepada masyarakat sepanjang tidak mengganggu proses hukum.

“Kami akan terus mengawal. Jangan ada tebang pilih. Jangan ada intervensi. Jangan ada perkara yang berhenti di tengah jalan hanya karena menyentuh kekuasaan,” ujar Goklif.

Ia menegaskan, Aliansi CS Keras akan terus mengawal proses penyelidikan dugaan persoalan pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 tersebut.

“Kalau tidak bersalah, buktikan. Kalau ada pelanggaran, proses. Kalau ada korupsi, usut tuntas. Siapa pun orangnya, hukum harus berlaku sama!” pungkasnya.(Silok)

Share274Tweet172SendShare

Berita Terkait

Wesly Silalahi Diduga akan Kembalikan Setoran Uang 32 ASN yang Dijanjikan Jabatan Eselon
Hukum & Kriminal

Wesly Silalahi Diduga akan Kembalikan Setoran Uang 32 ASN yang Dijanjikan Jabatan Eselon

byRestorasidaily.com
7 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Restorasidaily | Pematangsianțar, Sumatera Utara  Isu dugaan praktek jual-beli jabatan dalam rotasi - mutasi di lingkungan Pemerintah Kota Pematangsiantar, Provinsi Sumatera...

Read moreDetails
Bullying di SMK Tri Darma. Kepsek Mengaku Tidak Tahu, Oknum Guru Akui Tidak Izinkan Ikuti Pelajaran Matematika, Diduga Paksa Masuk Kelas Agama
Hukum & Kriminal

Bullying di SMK Tri Darma. Kepsek Mengaku Tidak Tahu, Oknum Guru Akui Tidak Izinkan Ikuti Pelajaran Matematika, Diduga Paksa Masuk Kelas Agama

byRestorasidaily.com
6 Oktober 2026 | 16:24 WIB

Restorasidaily | Pematangsianțar, Sumatera Utara  Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kesehatan Swasta Tri Sakti/Tri Darma Kota Pematangsiantar, Provinsi Sumatera Utara, Indra...

Read moreDetails
Karya Hita Festival 2026: Harmoni Sisibataslabuhan untuk Indonesia
Berita

Karya Hita Festival 2026: Harmoni Sisibataslabuhan untuk Indonesia

byRestorasidaily.com
5 Oktober 2026 | 18:36 WIB

Restorasidaily | Simalungun, Sumatera Utara  Kantor Perwakilan Bank  Indonesia Pematangsiantar    bersama Pemerintah  Kabupaten  Simalungun dan  berbagai mitra  strategis  menyelenggarakan  Karya...

Read moreDetails
Dugaan Bullying terhadap Siswi Yatim di SMK Kesehatan Tri Darma Pematangsianțar
Berita

Dugaan Bullying terhadap Siswi Yatim di SMK Kesehatan Tri Darma Pematangsianțar

byRestorasidaily.com
2 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Restorasidaily | Pematangsianțar, Sumatera Utara  Seorang siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kesehatan Tri Darma, Kota Pematangsiantar, Provinsi Sumatera Utara, diduga menjadi...

Read moreDetails

Direkomendasikan

Peristiwa

Sadis ! Penjaga Kantin SMK Negeri 1 Merek Tewas Dibunuh OTK

8 Maret 2018 | 18:31 WIB
Berita

Banyak Peserta dan Pengunjung Tak Pakai Masker dan Berkerumun, Panitia Geopark Unesco Toba Festival 2021 Abaikan Prokes Covid 19

20 November 2021 | 14:24 WIB
Berita

HLM TPID Dorong Ketahanan Pangan Daerah

2 Mei 2025 | 13:30 WIB
Peristiwa

Tabrak Pot Bunga dan Mobil Parkir, Pemuda Etnis Thionghoa Alami Luka Serius di Punggung

7 Desember 2017 | 10:40 WIB
Berita

Razia Pekat di Pematangsiantar “Bocor”, Tim Gabungan “Tebang Pilih”

18 Desember 2019 | 00:26 WIB
Pematangsiantar

Trotoar di Jalan Ade Irma ” Diserobot ” Pedagang Asesoris HP dan Monza, Satpol PP Kemana ?

23 Maret 2018 | 14:48 WIB
Simalungun

Rayakan HUT ke 58, Keluarga Besar PP Simalungun Ziarah ke Makam Pahlawan dan Aksi Sosial

28 Oktober 2017 | 19:43 WIB
Regional

Ditilang Tak Bawa SIM, Sopir Grab Melawan Polantas

29 Januari 2018 | 21:52 WIB
Berita

Lagi, Bangkai 13 Ekor Babi Berserakan di Jalan Lingkar Kabanjahe

17 Desember 2019 | 20:06 WIB
Pematangsiantar

Kesal Tenda Hilang dari Lapak Jualan, Puluhan PKL Taman Pasar Horas “Serang” Kantor PD PHJ

6 Desember 2017 | 13:41 WIB
Karo

Sungai Meluap, Petani Desa Tongging Gagal Panen dan Merugi

17 November 2017 | 18:08 WIB
Peristiwa

Diduga Korban Perampokan, Buruh Bangunan Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan

18 Maret 2018 | 15:03 WIB

barakbarakbarakbarakbarakbarak

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman
  • Terms

© 2025

logo sinata id new


PT DARVE RESTORASI NUSANTARA
Jl. Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.
Jalan Meranti Burung, Komplek Perumahan Meranti, Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara, Pematangsiantar.
[email protected]

rotasibarakberita hari inidanau tobasiantar

No Result
View All Result
  • INDEKS
  • Berita
    • Nasional
    • Regional
    • Dunia
    • Peristiwa
  • #VIRAL
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Opini

© 2025

logo sinata id new


PT DARVE RESTORASI NUSANTARA
Jl. Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.
Jalan Meranti Burung, Komplek Perumahan Meranti, Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara, Pematangsiantar.
[email protected]

rotasibarakberita hari inidanau tobasiantar