Restorasi Daily
  • INDEKS
  • Berita
    • Nasional
    • Regional
    • Dunia
    • Peristiwa
  • #VIRAL
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
No Result
View All Result
  • INDEKS
  • Berita
    • Nasional
    • Regional
    • Dunia
    • Peristiwa
  • #VIRAL
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
No Result
View All Result
Restorasi Daily
No Result
View All Result
  • INDEKS
  • Berita
  • #VIRAL
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Regional
  • Dunia
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Olahraga
HomeBerita
Konspirasi Mafia Beras Bulog di Pematangsiantar – Simalungun

Konspirasi Mafia Beras Bulog di Pematangsiantar – Simalungun

Restorasidaily.combyRestorasidaily.com
7 Januari 2025 | 12:40 WIB
inBerita, Pematangsiantar, Peristiwa, Simalungun
0
https://asset.barak.id/2026/11/Video-2-Cegah-Anemia.mp4
ADVERTISEMENT

Restorasidaily | Pematangsianțar, Sumatera Utara 

Penyaluran beras Bulog dari Perum BULOG yang seyogianya bertujuan untuk menahan laju kenaikan harga beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) atau Operasi Pasar (OP), justru dimanfaatkan sejumlah oknum Mafia Beras.

Mafia beras Bulog pun beraksi di Pamatangsiantar – Simalungun. Beras yang bersumber dari Perusahaan Umun Badan Urusan Logistik (Perum BULog) Cabang Pematang Siantar ini ternyata diganti baju dan diubah menjadi beras lokal dengan harga jual tinggi. Beras yang seharusnya disalurkan kepada masyarakat golongan menengah ke bawah dengan harapan bisa menjaga stabilitas harga beras dan ketersediaan pasokan dan harga pangan, ternyata diselewengkan oleh oknum oknum yang ingin memperoleh keuntungan pribadi yang saat ini sudah kaya raya (pantas beras mahal terus=Red).

 

Hal tersebut pun terungkap berdasarkan pengakuan seorang narasumber yang layak dipercaya. CV.Ohmy Pucay milik Rensius Pasaribu, di Jalan Ahmad Yani No 137, Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, merupakan mitra usaha Perum Bulog cabang Siantar melalui RPK (Rumah Pangan Kita).

 

Tidak tanggung tanggung, dari investigasi lapangan diketahui bahwa dalam 1 bulan saja CV.Ohmy Pucay bisa menyuplai 150 ton beras Bulog. Modusnya, mengganti karung beras Bulog dengan karung beras lokal bermerek serta beras lokal tanpa kilang, yakni beras merek BUAH ANGGUR SAUDARA.

Beras yang dipacking dengan merek-merek beras lokal ini disuplai ke beberapa daerah di Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar, yaitu ke pabrik Mie Hun, di Nagori Siantar Estate dan setiap minggu bisa menampung 10 ton, sebagian besar di suplai ke toko toko beras yang ada di Pematangsiantar, ada juga ke Lapas Pematangsiantar. Sedangkan ke gudang TS Sibayak Raya bisa diorder 10 ton setiap bulannya. Sementara ada juga setiap minggu disalurkan sebanyak 20 hingga 30 ton ke pengusaha kilang beras merek KP.Jasa Bumi di Perdagangan, Kabupaten Simalungun milik Aquan.

 

Posisi sebagai mitra Bulog ternyata dimanfaatkan Rencsius Pasaribu untuk mudah mengambil beras dari Perum Bulog. Bahkan kuat dugaan sengaja dipelihara sebagai “anak main” untuk memainkan bisnis haram ini. Diketahui biasanya RPK Bulog paling bisa mendapatkan jatah paling banyak 2 ton per Minggu, namun Rensius diduga sengaja digunakan sebagai kaki tangan bisnis beras Bulog ini, sehingga untuk mengelabui petugas saat ada pemeriksaan maka Rensius Pasaribu menyimpan beras Bulog di gudang yang lain. Terkadang langsung main cepat ganti kemasan dan dibantu pekerja dari Perum Bulog. Informasinya permainan penyelewengan beras Bulog ini sudah berlangsung 4 Tahun terakhir,bahkan di Tahun 2022 Rencsus pernah meraup keuntungan milyaran rupiah saat harga beras melonjak naik.

 

“kuat dugaan beberapa pegawai Perum Bulog diduga terlibat dalam permainan ini, buktinya permainan ganti baju beras Bulog ini tidak pernah terendus sedikit pun. Bahkan ada beberapa oknum diduga yang paling berperan memuluskan kegiatan haram ini, beberapa oknum dari pegawai Bulog diantaranya Hendrik selaku Krani, Doni sebagai Pengawas, Ginda selaku Ketua bongkar muat. Ada juga Nelson Sirait yang diduga paling berpengaruh dalam permainan tersebut. Bahkan Nelson Sirait disebut-sebut punya pengaruh kuat dan mengaku ada hubungan keluarga dengan Kapoldasu Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, sehingga ketika ada permasalahan maka dia yang menyelesaikannya. Namun bukan tidak mungkin Kepala Perum Bulog Cabang Pematangsianțar diduga  terlibat dalam hal ini”, ucap narasumber kepada wartawan Restorasidaily.com, Senin (6/1/2025).

 

 

Dengan proses cepat,beras Bulog pun langsung diganti kemasan menjadi beras premium yang sudah pasti harganya berbeda jauh seperti yg di lakukan kilang padi jasa bumi (aquan) .Ada 2 jenis beras yang biasa diganti kemasannya, yakni beras Bulog 50 Kilogram dan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan Harga Pangan) timbangan 5 Kilogram yang bersumber dari program Badan Pangan Nasional,beras yang telah diganti kemasan dan beredar dipasaran juga memiliki timbangan yang bervariasi mulai dari Netto 5 KG dan 10 KG hingga 30 KG.

Narasumber juga menyatakan, sebenarnya beras Bulog yang netto 50 KG tidak bebas dikeluarkan dari Gudang Bulog. Oleh beberapa pegawai Perum Bulog sengaja menyediakan stok goni SPHP khusus untuk pengusaha CV.Ohmy Pucay,dan secepat kilat langsung diganti kemasan 5 KG. Namun terkadang Rensius Pasaribu nekat juga mengangkut beras Bulog 50 KG ke gudang miliknya karena lokasinya tidak terlalu jauh.Tentu akibat ulah pegawai Perum Bulog yang ingin memperkaya diri sendiri.  ini.

 

Terpisah Rensius Pasaribu selaku pengelola CV.Ohmy Pucay yang merupakan RPK atau mitra usaha Perum Bulog Cabang Pematang Siantar ketika dikonfirmasi menyatakan Itu dilakukan dikarenakan beras dari bulog hanya ada dalam bentuk kemasan 5k Kg dan 50 Kg. Sementara langganan usahanya membutuhkan beras kemasan 10kg dan 30 Kg.

“Itu di karenakan beras dari bulog hanya ada dalam bentuk kemasan 5kg dan 50kg pak. Sementara langganan saya butuh beras kemasan 10kg dan 30kg pak. Dan saya juga jual beras merek anggur nya sesuai dengan aturan pak. Jauh di bawah het. Untuk sekarang het bulog itu harga nya 13.100/kg pak. Sementara beras anggur saya jual 365.000/30kg. Itu saya jual harga nya sekitar 12.200/kg pak”, sebut Rensius Pasaribu melalui pesan WhatsApp.(Silok)

Share187Tweet117SendShare

Berita Terkait

Mabes Polri Tetapkan Tiga Tersangka Penyadapan terhadap Prabowo Subianto
Berita

Mabes Polri Tetapkan Tiga Tersangka Penyadapan terhadap Prabowo Subianto

byRestorasidaily.com
3 November 2026 | 22:07 WIB

Restorasidaily | Jakarta, Indonesia  Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia mengungkap kronologi penyadapan yang dilakukan LSP, ASN, EH terhadap Presiden Prabowo Subianto,...

Read moreDetails
Austin Tumengkol Resmi Ambil Formulir Ketua PWI Sumut, Usung Pembenahan dan Integritas
Regional

Austin Tumengkol Resmi Ambil Formulir Ketua PWI Sumut, Usung Pembenahan dan Integritas

byRestorasidaily.com
3 November 2026 | 11:19 WIB

Restorasidaily.com — Pemimpin Redaksi Harian Waspada dan Waspada Online, Austin E A Tumengkol, resmi mengambil formulir bakal calon Ketua Persatuan...

Read moreDetails
Oknum Pegawai Lapas Medan Ditangkap Bawa 599 Vape Narkoba, Dijanjikan Upah Rp20 Juta
Regional

Oknum Pegawai Lapas Medan Ditangkap Bawa 599 Vape Narkoba, Dijanjikan Upah Rp20 Juta

byRestorasidaily.com
2 November 2026 | 10:52 WIB

Restorasidaily.com — Seorang oknum pegawai Lapas Kelas I Medan berinisial ES (34) ditangkap personel Satresnarkoba Polrestabes Medan saat membawa ratusan...

Read moreDetails
Dua Sahabat Terlibat Bisnis Ganja, 18 Kg Barang Bukti Disembunyikan di Kandang Ayam
Regional

Dua Sahabat Terlibat Bisnis Ganja, 18 Kg Barang Bukti Disembunyikan di Kandang Ayam

byRestorasidaily.com
30 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Restorasidaily.com – Sebuah kandang ayam di kawasan terpencil Desa Marindal 1, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, ternyata menjadi tempat penyimpanan...

Read moreDetails

Direkomendasikan

Berita

Bupati Tinjau Lokasi TPA di Kecamatan Bandar

14 Agustus 2023 | 14:28 WIB
Karo

Warga Sigodang Kabupaten Simalungun Ditangkap Polisi Tanah Karo Saat Akan Bertransaksi Sabu

26 November 2017 | 19:21 WIB
Pematangsiantar

Target Point Meningkat, Bonus Point Menurun Ratusan DriverGo-Car “Menangis”

18 Januari 2018 | 14:39 WIB
Regional

Tak Disangka perkembangan Radikal di Sumut Terorganisir dan Sistematis

19 September 2017 | 07:22 WIB
Berita

dr Susanti Dewayani Menyematkan Selempang kepada Siswa di Acara Pentas Seni dan Pelepasan Pelajar Kelas XII SMKN 1 Pematangsiantar

30 April 2024 | 20:40 WIB
Pematangsiantar

Berubah Jadi Lapak Kios Jus, Pelataran Parkir “Dijual” Seharga Rp30 Juta

16 November 2017 | 20:50 WIB
Karo

Harga Beras Naik, Pedagang Mengeluh

15 Januari 2018 | 19:49 WIB
Peristiwa

Akibat Bakar Sampah, Kios Dinamo dan Reparasi TV Terbakar

3 November 2017 | 23:12 WIB
Peristiwa

Ini Bukti Dugaan Kesewenangan dr.Susanti

27 September 2017 | 17:02 WIB
Berita

Wali Kota Menghadiri Rapat Persiapan PON XXI Aceh-Sumut Tahun 2024

25 Juli 2024 | 14:08 WIB
Berita

Bupati Simalungun: “Kalau Ingin Menikmati Keindahan Alam Datang Ke WIS”

5 Agustus 2023 | 15:51 WIB
Berita

Di TA 2022-2023, 1000 Siswa Lunasi Uang Komite. MTs Negeri Pematang Siantar Miliki Hutang 200 Juta ke Penerbit Erlangga

23 Juli 2023 | 23:50 WIB

barakbarakbarakbarakbarakbarak

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman
  • Terms

© 2025

logo sinata id new


PT DARVE RESTORASI NUSANTARA
Jl. Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.
Jalan Meranti Burung, Komplek Perumahan Meranti, Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara, Pematangsiantar.
[email protected]

rotasibarakberita hari inidanau tobasiantar

No Result
View All Result
  • INDEKS
  • Berita
    • Nasional
    • Regional
    • Dunia
    • Peristiwa
  • #VIRAL
  • Bisnis
  • Kesehatan
  • Opini

© 2025

logo sinata id new


PT DARVE RESTORASI NUSANTARA
Jl. Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.
Jalan Meranti Burung, Komplek Perumahan Meranti, Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara, Pematangsiantar.
[email protected]

rotasibarakberita hari inidanau tobasiantar